ResepO.com kumpulan kreasi resep, resep masakan, resep minuman, resep kue dan cake serta resep dari mancanegara yang sudah dicoba sebelumnya.

Macam-Macam Susu
Susu Segar
Susu segar merupakan minuman segar bergizi tinggi yang diperoleh dari pemisahan kelenjar susu hewan mamalia yang sehat, terutama sapi. Susu yang diperoleh dari hasil pemisahan tersebut tidak termasuk kolustrum, yaitu susu yang dihasilkan oleh hewan selama dua minggu sebelum dan sesudah sapi beranak. Susu segar mengandung zat-zat yang diperlukan untuk pertumbuhan badan, yaitu: karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin A, B, C dan D. Perbandingan jumlah zat-zat tersebut tergantung dari makanan yang diberikan pada ternak, jenis ternak serta kesehatannya.
Susu segar sangat mudah rusak, oleh sebab itu harus selekas mungkin dipanaskan dan langsung dikonsumsi. Susu segar yang sudah berubah warna hendaknya tidak dikonsumsi lagi.
Mengkonsumsi susu segar lebih menguntungkan. Selain nilai gizinya tinggi, harganya lebih murah dibanding susu jenis lain.
Susu Pasteurisasi
Proses pasteurisasi adalah proses pemanasan susu segar untuk membunuh jasad-jasad renik yang dapat membahayakan kesehatan. Seperti diketahui, Kuman penyakit TBC dan Thypus dapat juga berasal dari susu.
Karena pasteurisasi juga dapat membunuh sebagian jasad renik pembusuk yang memperpendek daya simpan susu, maka susu yang sudah dipasteurisasi relatif lebih awet dari pada susu segar. Mengenai nilai gizinya, relatif sama dengan susu segar.
Dua Macam Cara Pasteurisasi :

Pasteurisasi sederhana.
Memanaskan susu pada suhu + 63°C pada wadah terbuka selama 30 menit. Biasanya dijual dalam wadah botol gelas.
Daya tahannya, jika disimpan pada suhu kamar, bisa tahan kira-kira 16 jam. Dan tahan selama 24 jam bila disimpan di lemari es.
Pasteurisasi dengan pemanasan suhu tinggi.
Ada dua cara;
- Memanaskan pada suhu tinggi dan waktu pemanasan relatif singkat (proses HTST = High Temperature short time). Susu dipanaskan pada suhu 72°-75°C selama 15 detik, setelah itu didinginkan dan dibotolkan/pak.
- Memanaskan pada suhu sangat tinggi (proses UHT = Ultra High Temperature). Pada cara ini, susu dipanaskan dalam dua tingkat pemanasan. Pertama 75°C dan kemudian 140°C di bawah tekanan selama 4 detik. Setelah didinginkan, dipak dengan cara aseptis (steril). Tanpa disimpan di lemari es pun, susu UHT mempunyai daya tahan lama. Meskipun demikian kita harus tetap memperhatikan batas kadarluwarsanya. Harga susu UHT memang lebih mahal.

Susu Evaporasi
Susu evaporasi adalah susu yang dipanaskan hingga kandungan airnya berkurang kira-kira setengahnya.
Biasanya susu evaporasi ini dijadikan susu kental manis (SKM) dengan cara menambahkan gula sebagai bahan pengawetnya. Proses evaporasi dan kadar gula yang cukup menjadikan SKM tahan lama. Biasanya SKM ditempatkan dalam kaleng. Jangan lupa sewaktu membeli perhatikan keadaan kaleng dan batas kadarluwarsanya. Warna SKM yang tidak jernih, kecoklat-coklatan dan sudah terlalu kental, menandakan susu tersebut sudah terlalu lama dan sebaiknya jangan dikonsumsi.
Yang perlu diketahui, SKM bukan untuk bayi! Kadar protein, vitamin A dan D lebih kecil dibandingkan jenis susu lainnya SKM memang lebih murah dibandingkan susu UHT.

Susu Bubuk
Susu bubuk adalah susu yang dipanaskan hingga kering dan berbentuk bubuk. Ada tiga macam, yaitu :
Susu formula
Susu bubuk khusus untuk bayi dengan formula yang disesuaikan dengan ASI dan ditambah beberapa vitamin, mineral dan zat besi. Meskipun demikian, ASI tetap tidak dapat ditandingin oleh susu buatan manapun. Apabila terpaksa memberikan susu bubuk kepada bayi, sebaiknya berkonsultasii terlebih dahulu dengan dokter. Dan jangan lupa memperhatikan aturan pakai serta kebersihan peralatannya.
Susu full cream atau whole milk
Susu yang berkadar lemak tingi ± 26%. Baik untuk anak yang kekurangan gizi. Susu full cream kadar proteinnya dan laktose serta karbohidrat lebih rendah jika dibandingkan dengan susu skim. Sebaliknya kadar lemak serta vitamin A susu full cream lebih tinggi dari susu skim.
Susu skim (not fat)
Susu ini mengandung lemak sedikit sekali dan tidak mengandung vitamin A dan D. Tapi kadar protein dan karbohidratnya tinggi. susu ini tidak cocok untuk bayi dan cocok untuk orang yang diet kalorie rendah. Disamping itu semua ada juga susu yang terbuat dari nabati (kedelai). Susu kedelai kadar vitamin A, C dan mineral Calsium serta Ferum (besi) relatif kecil.