Kreasi resep masakan, resep kue, resep minuman, resep cake, resep puding dan tips-trick memasak ala chef. Kumpulan resep yang ada di website ini sudah pernah dicoba sebelumnya dan silahkan share bila sudah mencobanya.
Tips Agar Wafel dan Pukis Lebih Lembut Bahan Baku Berkualitas. Penggunaan tepung tidak boleh dalam keadaan lembab dan harus kering. Penggunaan baking powder atau baking soda juga harus dalam kualitas baik.
Gunakan Santan Asli. Akan lebih jika Anda memakai santan asli dibandingkan santan instan.
Tuang Sedikit-Sedikit. Saat Anda memasukkan tepung dalam adonan, lakukan sedikit demi sedikit agar adonan tidak menggumpal. Jika perlu, saring kembali adonan agar tidak ada gumpalan kecil.
Diamkan Adonan. Adonan wafel dan pukis sama-sama harus didiamkan terlebih dahulu sebelum dicetak. Tutup adonan dengan kain bersih selama minimal satu jam.
Beri Ampas Kelapa. Agar kue tidak lengket saat dicetak, olesi loyang dengan bekas parutan kelapa. Biarkan sebentar lalu angkat ampas kelapa.
Panaskan Cetakan. Panaskan cetakan dengan api sedang selama 10 - 15 menit. Untuk mengetes apakah cetakan sudah panas, beri sedikit adonan. Jika sudah mengeluarkan suara mendesis, berarti cetakan sudah siap dipakai.
Pakai Api Sedang. Agar adonan tidak cepat gosong atau tidak matang di bagian dalam, gunakan api sedang yang rata.
Tutup Cetakan. Agar kue lebih matang merata, tutup adonan. Hal ini juga akan mempercepat proses pematangan adonan di bagian atas.
Tips Agar Wafel dan Pukis Lebih Lembut
Bahan Baku Berkualitas. Penggunaan tepung tidak boleh dalam keadaan lembab dan harus kering. Penggunaan baking powder atau baking soda juga harus dalam kualitas baik.
Gunakan Santan Asli. Akan lebih jika Anda memakai santan asli dibandingkan santan instan.
Tuang Sedikit-Sedikit. Saat Anda memasukkan tepung dalam adonan, lakukan sedikit demi sedikit agar adonan tidak menggumpal. Jika perlu, saring kembali adonan agar tidak ada gumpalan kecil.
Diamkan Adonan. Adonan wafel dan pukis sama-sama harus didiamkan terlebih dahulu sebelum dicetak. Tutup adonan dengan kain bersih selama minimal satu jam.
Beri Ampas Kelapa. Agar kue tidak lengket saat dicetak, olesi loyang dengan bekas parutan kelapa. Biarkan sebentar lalu angkat ampas kelapa.
Panaskan Cetakan. Panaskan cetakan dengan api sedang selama 10 - 15 menit. Untuk mengetes apakah cetakan sudah panas, beri sedikit adonan. Jika sudah mengeluarkan suara mendesis, berarti cetakan sudah siap dipakai.
Pakai Api Sedang. Agar adonan tidak cepat gosong atau tidak matang di bagian dalam, gunakan api sedang yang rata.
Tutup Cetakan. Agar kue lebih matang merata, tutup adonan. Hal ini juga akan mempercepat proses pematangan adonan di bagian atas.
MR: EDITOR
mama Piya
Hi.., terimakasih telah meluangkan waktu melihat blog resep keluarga kami dimana kamu dapat menemukan kreasi resep untuk masakan rumahan yang simpel. dan bagi kamu yang sudah mencoba resep ini silahkan isi comment. selamat memasak! ~mama Piya
0 komentar:
Posting Komentar
.....