Kamis, 25 Oktober 2012

Protein

87 out of 100 based on 25489 user ratings
Rp.10 ribu s/d Rp.50 ribu listing
Protein Protein
kcalories
431
protein
19g
carbs
59g
fat
15g
saturates
7g
fibre
3g
sugar
2g
salt
1.87g
Protein Protein merupakan senyawa organic kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptide. Molekul protein mengandung karbon, hydrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.Manfaat protein bagi tubuh kita sangat banyak terutama membantu proses pertumbuhan diantaranya sebagai berikut : Sebagai enzim untuk mempercepat reaksi biologis. Sebagai alat pengangkut dan penyimpan yang terkandung dalam hemoglobin dapat mengangkut oksigen dalam eritrosit. Protein yang terkandung dalam mioglobin dapat mengangkut oksigen dalam otot. Kandungan protein berbentuk serabut yang disebut kolagen memiliki fungsi untuk menjaga kekuatan dan daya tahan tulang dan kulit. Sebagau Pertahanan tubuh atau imunisasi (antibody). Media perambatan impuls syaraf. Contoh makanan yang mengandung Protein:

Protein

Protein merupakan senyawa organic kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptide. Molekul protein mengandung karbon, hydrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.
Manfaat protein bagi tubuh kita sangat banyak terutama membantu proses pertumbuhan diantaranya sebagai berikut :
    1. Sebagai enzim untuk mempercepat reaksi biologis.
    2. Sebagai alat pengangkut dan penyimpan yang terkandung dalam hemoglobin dapat mengangkut oksigen dalam eritrosit. Protein yang terkandung dalam mioglobin dapat mengangkut oksigen dalam otot.
    3. Kandungan protein berbentuk serabut yang disebut kolagen memiliki fungsi untuk menjaga kekuatan dan daya tahan tulang dan kulit.
    4. Sebagau Pertahanan tubuh atau imunisasi (antibody).
    5. Media perambatan impuls syaraf.
Contoh makanan yang mengandung Protein:


























































Ikan    teri, kering, 1 ons33,4 gram
Daging, 1 ons15 gram
Bayam, 1 mangkuk6 gram
1 mangkuk kacang tanah, goreng39 gram
Tahu, 1 sedang (+ 5 cm2)7 gram
Oncom, 1 ons13 gram
Tempe, 1 ons10 gram
Kedele basah, 1 ons16 gram
Kedele kering, 1 ons39 gram
Kacang hijau, 1 ons kering24 gram
Pisang, 1 sedang1 gram
Telur bebek, 1 biji6 gram
Susu, 1 gelas (nonfat atau fullcream)9 gram
Kwaci, 1 ons yang telah    dikupas35 gram

Menurut Centers for Disease Control kekurangan protein adalah umum di antara antara orang-orang yang tinggal di negara berkembang, mereka yang tinggal di komunitas miskin di negara maju dan pada orang tua yang tidak memiliki akses makanan bergizi. Kekurangan protein juga mempengaruhi orang-orang yang lahir dengan kelainan genetik untuk memproduksi protein tertentu, dan orang-orang dengan penyakit yang menyebabkan mereka kehilangan nafsu makan dan gangguan pada otot.


Marasmus (seluruh badan menjadi lemah)
Marasmus adalah penyakit yang disebabkan oleh kekurangan protein dan kalori cukup parah yang mempengaruhi bayi dan anak-anak, sering mengakibatkan penurunan berat badan dan dehidrasi. Marasmus dapat berkembang menjadi kelaparan dan kematian yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi penting. Orang dengan marasmus terlihat kurus dengan sedikit jaringan otot.


Kwashiorkor
Kwashiorkor adalah penyakit yang disebabkan oleh kekurangan parah protein dalam diet yang mengandung kalori sebagian besar dari karbohidrat seperti ubi, beras dan pisang. Hal ini biasanya mempengaruhi anak-anak remaja. Menurut University of Maryland Medical Center orang dengan kwashiorkor muncul bengkak di daerah perut dari retensi cairan. Gejala umum dari kedua marasmus dan kwashiorkor adalah kelelahan, cepat marah, diare, pertumbuhan terhambat dan gangguan kognisi dan kesehatan mental.


Cachexia
Cachexia adalah suatu kondisi yang melibatkan kekurangan protein, penipisan otot rangka dan tingkat peningkatan degradasi protein, menurut penelitian oleh DP Kotler diterbitkan dalam “Annals of Internal Medicine” pada tahun 2000. Menurut JE Morley dalam “American Journal of Clinical Nutrition”,Cachexia menyebabkan penurunan berat badan, kematian,penyakit kanker, AIDS, gagal ginjal kronis, penyakit panas, penyakit paru obstruktif kronik dan rheumatoid arthritis.  Pasien dengan kanker ganas dari lambung, usus, hati, saluran empedu dan gangguan pankreas, memiliki kelelahan dan keseimbangan nitrogen negatif sebagai akibat dari hilangnya massa otot dari cachexia, Sumber yang ditulis oleh  J Ockenga dalam “pencernaan Farmakologi dan Terapi” pada tahun 2005.

mama Piya

Hi.., terimakasih telah meluangkan waktu melihat blog resep keluarga kami dimana kamu dapat menemukan kreasi resep untuk masakan rumahan yang simpel. dan bagi kamu yang sudah mencoba resep ini silahkan isi comment. selamat memasak! ~mama Piya

0 komentar:

Posting Komentar

.....

 

Copyright @ ResepO.com